Popularitas Donald Trump Merosot ke Titik Terendah: Apa Penyebabnya?

Popularitas Donald Trump Merosot ke Titik Terendah: Apa Penyebabnya?

Popularitas Donald Trump kini berada di level terendah selama masa jabatan kedua, menurut berbagai survei terbaru. Penurunan tajam ini terjadi seiring menguatnya ketidakpuasan terhadap kebijakan ekonomi dan kontroversi politik.

Mengapa Popularitas Donald Trump Turun Drastis?

1. Penurunan Dukungan dari Pemilih Independen

Gallup melaporkan rating Trump hanya 37%, dengan dukungan independen tinggal 29%, turun dari -3% pada awal masa jabatan. Penurunan ini melampaui catatan di periode sebelumnya.

2. Kebijakan Tarif dan Inflasi

Kebijakan tarif agresif Trump berdampak pada inflasi yang mencapai 2.7% pada Juni. Ketidakpuasan terhadap penanganan ekonomi dan inflasi semakin menggerus citranya di mata independen.

Survei Terkini: Rating Terendah dalam Masa Jabatan

  • Quinnipiac (Juni 2025): Approval rating turunnya menjadi 38%, dengan disapproval mencapai 54%, menjadikan ini rating terendah di masa jabatan kedua.
  • Reuters/Ipsos (29 Juli 2025): Approval rating turun lagi ke 40%, disetujui hanya oleh 83% Republikan dan hanya ~33% independen.
  • Gallup (Juli 2025): Approval mencapai 37%, kembali merosot ke level negatif.

Kebijakan & Kontroversi yang Mengikis Popularitas Trump

A. “One Big Beautiful Bill” Menuai Kritikan

Banyak pihak, termasuk Republikan moderat, menentang RUU besar Trump yang dianggap membengkakkan anggaran dan defisit fiskal serta mengurangi dana Medicaid dan jaring pengaman sosial.

B. Skandal dan Tanggapan atas Kasus Epstein

Publik menilai Trump gagal transparan soal hubungan dengan Jeffrey Epstein. Survei menunjukkan hanya 18% menyetujui cara ia mengelola isu ini, sementara kesadaran publik akan kecurigaan meningkat tajam.

Dampak Politik: Ancaman bagi Pemilu 2026

Penurunan dukungan independen menciptakan risiko real bagi Partai Republik di pemilu legislatif tahun 2026. Menurut analis CNN, rendahnya popularitas Trump bisa mengancam mayoritas DPR jika tren ini berlanjut.

Konsistensi Dukungan dari Partai dan Polarisasi Politik

Meskipun rating nasional rendah, dukungan dari kelompok partai tetap tinggi. Sekitar 89–90% pendukung Republikan masih mendukung Trump, sementara hampir semua Demokrat menolaknya. Namun, ketergantungan besar pada basis partai membuat citranya semakin terbatas.

Trump vs Presiden Lain: Catatan Sejarah

Dalam historis survei Gallup, rating Trump saat berada di angka 37–40% merupakan salah satu rating terendah sejak era Perang Dunia II. Hanya dirinya sendiri yang memiliki catatan lebih rendah pada periode pertama masa jabatan.

Apa yang Bisa Menyelamatkan Popularitas Trump?

Menurut kontroversi terbaru dan analis politik, Trump perlu memperbaiki:

  • Strategi komunikasi yang transparan soal isu Epstein
  • Pendekatan ekonomi yang lebih inklusif
  • Meredam retorika ekstrem yang meretakkan basis independen

Tanpa perubahan signifikan, tren negatif ini bisa memperparah posisi politiknya menjelang pemilu legislatif dan presiden berikutnya.

Kesimpulan

Popularitas Donald Trump kini mencapai titik terendah dalam masa jabatan keduanya, didorong oleh ketidakpuasan luas atas kebijakan ekonomi, ketegangan politik, dan skandal yang mencuat. Dukungan independen merosot tajam, sementara basis partai tetap setia namun terbatas. Jika tidak ada perubahan arah kebijakan atau komunikasi, Trump dan partainya menghadapi tantangan politik serius ke depan.

slotasiabettab4dsmscity8padi8slotslotasiabetasiabet88slotasiaslot88
borneo303 Slot Gacorhttps://library.upr.ac.id/