Patrick Kluivert kembali dikaitkan dengan Timnas Belanda. Setelah Xavi Hernandez resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala baru Oranje, nama legenda sepak bola Belanda tersebut muncul sebagai salah satu kandidat untuk mengisi posisi asisten pelatih.
Xavi telah resmi menggantikan Ronald Koeman dan mendapatkan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Penunjukan tersebut menjadi langkah bersejarah karena Xavi merupakan pelatih asing pertama yang menangani Timnas Belanda sejak Ernst Happel pada 1978.
Di tengah persiapan membangun staf kepelatihannya, Kluivert dianggap sebagai salah satu sosok yang paling cocok untuk mendampingi Xavi. Selain memiliki pengalaman sebagai pelatih, Kluivert juga memahami kultur sepak bola Belanda dan memiliki hubungan masa lalu dengan Xavi ketika keduanya masih menjadi pemain Barcelona.
Patrick Kluivert Jadi Kandidat Asisten Xavi
Kabar mengenai masuknya Patrick Kluivert dalam radar staf Xavi pertama kali mencuat dari laporan media Belanda. Jurnalis De Telegraaf, Mike Verweij, menyebut Kluivert sebagai salah satu nama yang sering dibicarakan untuk menjadi bagian dari staf kepelatihan Xavi.
Selain Kluivert, nama Ruud van Nistelrooy juga disebut sebagai kandidat. Namun, Verweij menilai Kluivert lebih masuk akal untuk posisi tersebut karena memiliki pengalaman sebagai bagian dari staf Timnas Belanda.
Situasi ini membuat peluang Kluivert kembali ke Oranje menjadi semakin menarik. Ia sebelumnya pernah bekerja sebagai asisten Louis van Gaal di Timnas Belanda dan ikut dalam perjalanan tim pada Piala Dunia 2014.
Xavi dan Kluivert Pernah Bersama di Barcelona
Salah satu nilai tambah terbesar Kluivert adalah hubungan personalnya dengan Xavi.
Keduanya pernah menjadi rekan setim di Barcelona. Xavi merupakan salah satu gelandang penting Blaugrana, sementara Kluivert menjadi penyerang utama klub Catalan tersebut.
Pengalaman bermain bersama tersebut membuat keduanya sudah saling mengenal karakter masing-masing.
Mantan pemain Belanda Ronald de Boer bahkan secara terbuka mendukung Kluivert untuk menjadi asisten Xavi. Menurut De Boer, kedekatan keduanya dapat menjadi keuntungan bagi Xavi dalam menjalani pekerjaan pertamanya sebagai pelatih tim nasional.
Kluivert Punya Pengalaman di Timnas Belanda
Jika benar ditunjuk sebagai asisten, Kluivert bukanlah orang baru di lingkungan Oranje.
Pada 2012, Kluivert bergabung dengan staf kepelatihan Louis van Gaal. Ia kemudian menjadi bagian dari tim yang membawa Belanda mencapai posisi ketiga di Piala Dunia 2014.
Pengalaman tersebut sangat berharga karena Xavi belum pernah menangani sebuah tim nasional sebelumnya.
Xavi memang memiliki pengalaman melatih Barcelona dan Al-Sadd, tetapi pekerjaan di level tim nasional memiliki karakter berbeda. Pelatih hanya memiliki waktu terbatas untuk mempersiapkan pemain sebelum pertandingan.
Kehadiran Kluivert dapat membantu Xavi memahami karakter pemain, budaya sepak bola Belanda, serta lingkungan di sekitar tim nasional.
Xavi Membawa Perubahan Besar untuk Oranje
Penunjukan Xavi merupakan perubahan besar bagi Timnas Belanda.
Setelah Ronald Koeman meninggalkan jabatannya menyusul kegagalan Belanda di Piala Dunia 2026, KNVB mencari pelatih baru untuk membangun kembali tim. Belanda tersingkir pada babak 32 besar setelah kalah dari Maroko melalui adu penalti.
Xavi kemudian dipilih sebagai sosok yang dipercaya membawa Oranje menuju era baru.
Pelatih asal Spanyol tersebut memiliki filosofi permainan yang sangat dipengaruhi oleh sepak bola Belanda, terutama pemikiran Johan Cruyff dan Rinus Michels. Xavi juga pernah mendapatkan pendidikan sepak bola di Barcelona yang memiliki hubungan erat dengan filosofi Belanda.
Karena itu, meskipun Xavi bukan orang Belanda, gaya sepak bolanya dinilai memiliki keterkaitan kuat dengan identitas Oranje.
Kluivert Bisa Menjadi Penghubung Xavi dengan Pemain Belanda
Salah satu tugas penting Kluivert apabila benar bergabung dengan staf Xavi adalah menjadi penghubung antara pelatih asal Spanyol tersebut dengan para pemain Belanda.
Kluivert memahami budaya sepak bola lokal dan pernah bekerja di lingkungan Timnas Belanda.
Pengalaman sebagai mantan pemain internasional juga membuatnya mengetahui tekanan yang dirasakan pemain ketika mengenakan seragam Oranje.
Hal tersebut dapat membantu Xavi beradaptasi lebih cepat.
Terlebih lagi, Xavi akan menghadapi sejumlah pemain yang memiliki karakter dan latar belakang berbeda. Seorang asisten yang memahami lingkungan lokal dapat menjadi faktor penting dalam membangun ruang ganti.
Pengalaman Kluivert Sebagai Pelatih
Setelah pensiun sebagai pemain, Kluivert tidak langsung menjadi pelatih kepala klub besar. Ia membangun karier kepelatihannya secara bertahap.
Selain menjadi bagian dari staf Timnas Belanda, Kluivert pernah bekerja di sejumlah klub dan tim nasional. Ia pernah menangani CuraƧao, Adana Demirspor, serta Timnas Indonesia.
Pengalaman tersebut membuat Kluivert memiliki pemahaman mengenai berbagai kultur sepak bola.
Perjalanan melatih Timnas Indonesia juga memberikan pengalaman tersendiri karena ia harus bekerja dengan pemain dari latar belakang berbeda dan menghadapi tekanan besar dari publik.
Kini, pengalaman tersebut berpotensi membawanya kembali ke panggung sepak bola internasional bersama Belanda.
Kluivert Lebih Diunggulkan dari Van Nistelrooy?
Persaingan untuk masuk staf Xavi tidak hanya melibatkan Kluivert.
Ruud van Nistelrooy juga disebut sebagai kandidat. Mantan striker Manchester United tersebut sebelumnya pernah menjadi bagian dari staf Timnas Belanda di bawah Ronald Koeman.
Namun, laporan Mike Verweij menyebut Kluivert lebih masuk akal untuk mendampingi Xavi. Salah satu alasannya adalah hubungan Kluivert dengan Xavi dan pengalaman langsungnya sebagai staf Oranje.
Meski demikian, belum ada pengumuman resmi mengenai susunan lengkap staf kepelatihan Xavi.
Karena itu, posisi Kluivert saat ini masih harus dipandang sebagai kandidat atau opsi yang sedang dipertimbangkan.
Target Besar Xavi Bersama Belanda
Xavi memiliki kontrak yang berjalan hingga Piala Dunia 2030. Artinya, proyek yang dibangun bukan hanya untuk satu turnamen.
Target terdekatnya adalah Nations League, kemudian Euro 2028 dan Piala Dunia 2030.
Pertandingan debut Xavi bersama Belanda dijadwalkan menghadapi Jerman pada 24 September dalam ajang Nations League.
Persiapan menuju pertandingan tersebut tentu membuat Xavi harus segera melengkapi stafnya.
Jika Kluivert benar-benar dipilih, ia akan memiliki waktu terbatas untuk bekerja sama dengan Xavi sebelum kompetisi resmi dimulai.
Duet Xavi-Kluivert Bisa Menjadi Kombinasi Menarik
Duet Xavi dan Kluivert memiliki daya tarik tersendiri.
Xavi membawa filosofi sepak bola Spanyol yang sangat dipengaruhi prinsip permainan posisi dan penguasaan bola. Sementara Kluivert membawa identitas sepak bola Belanda serta pengalaman langsung sebagai mantan pemain Oranje.
Keduanya juga memiliki sejarah bersama di Barcelona.
Kombinasi tersebut dapat memberikan keseimbangan antara pendekatan taktik Xavi dan pemahaman Kluivert terhadap lingkungan sepak bola Belanda.
Jika kerja sama ini terwujud, Xavi tidak hanya mendapatkan seorang asisten, tetapi juga sosok yang dapat membantu menerjemahkan ide-idenya kepada para pemain dan lingkungan Oranje.
Kluivert Berpeluang Kembali ke Oranje
Bagi Kluivert sendiri, kesempatan tersebut bisa menjadi jalan untuk kembali ke lingkungan Timnas Belanda.
Namanya sempat menjadi perhatian publik Indonesia setelah dipercaya menangani Timnas Indonesia. Kini, setelah perjalanan tersebut berakhir, Kluivert berpotensi mendapatkan kesempatan baru di negara asalnya.
Kembali ke Oranje sebagai bagian dari staf kepelatihan tentu memiliki nilai emosional tersendiri.
Apalagi Kluivert pernah menjadi pemain penting Belanda dan kemudian bekerja sebagai asisten pelatih pada era Van Gaal.
Jika benar bergabung, perjalanan Kluivert bersama Timnas Belanda akan memasuki babak baru.
Kesimpulan
Patrick Kluivert masuk radar Timnas Belanda untuk menjadi kandidat asisten Xavi Hernandez. Nama Kluivert disebut bersama Ruud van Nistelrooy sebagai opsi untuk melengkapi staf pelatih baru Oranje.